Iklan
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg

Petani Milenial Lamongan Uji Coba Pertanian Organik

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Mar 2026 12:17 8 Catra

Upaya uji coba pertanian organik yang dilakukan petani milenial di Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Di tengah maraknya serangan hama dan penyakit yang menyebabkan penurunan produksi di sejumlah daerah, metode organik ternyata mampu meningkatkan hasil panen. Senin, (30/06/2026)

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Salah satu petani milenial, Zaky mengungkapkan, dirinya sudah menerapkan sistem pertanian organik selama kurang lebih setahun terakhir. Lahan yang digarapnya berada di Dusun Dukoh, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, dengan luas sekitar 200 centimeter.

“Alhamdulillah lahan saya relatif aman dari serangan penyakit. Padahal, di kawasan Sukodadi tahun ini banyak lahan yang terserang hama seperti kapur barus, sundep, dan santomonas,” kata Zaky.

Ia menjelaskan, serangan hama dan faktor cuaca menjadi penyebab utama menurunnya produktivitas pertanian di daerah tersebut. Bahkan, diperkirakan sekitar 60 persen lahan pertanian di kawasan Sukodadi mengalami gagal panen atau penurunan hasil produksi secara signifikan.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Namun kondisi berbeda terjadi di lahan yang dikelola Zaky. Dengan metode pertanian organik, hasil panen yang diperoleh mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Untuk lahan 200 hektare, panen kali ini bisa mencapai 1,7 ton padi kering. Sebelumnya dalam kondisi normal hanya berkisar 1,3 hingga 1,5 ton,” jelasnya.

Menurut Zaky, penerapan sistem organik terbukti mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama sekaligus menjaga kualitas tanah. Ia pun membandingkannya dengan lahan pertanian sekitar yang masih menggunakan cara konvensional.

“Terbukti, dibandingkan lahan tetangga di kanan dan kiri, hasil panen saya masih lebih tinggi. Ini menunjukkan penerapan organik cukup efektif,” imbuhnya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para petani lainnya, khususnya generasi muda, untuk mulai beralih ke sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus mampu meningkatkan produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim dan serangan hama yang semakin kompleks. Jurnalis Hadi Hoy

Simak berita dan artikel lainnya di Google Berita



Source link

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *






Featured

LAINNYA
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg