Jakarta-Fusilatnews – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk menghadiri sekaligus membuka Muktamar ke-23 Al Jam’iyatul Washliyah yang akan digelar di Jakarta pada Juli 2026.
Ketua Panitia Muktamar ke-23 yang juga kandidat pimpinan Al Washliyah, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menyampaikan rencana tersebut dalam rapat perdana panitia yang dilaksanakan secara hibrida di Sekretariat Al Washliyah, Jalan Ahmad Yani No. 41, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Sabtu (8/3/2026).
Dalam rapat tersebut, Doli didampingi Sekretaris Panitia Nasional Charles Purnama Siregar, Bendahara Umum Rizal Naibaho, serta Ketua Organizing Committee (OC) Deding Ishak. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, Masyhuril Khamis, diketahui sedang berada di Istana bersama Presiden Prabowo Subianto.
Doli yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, serta Presidium KAHMI Nasional menyampaikan bahwa panitia menargetkan lima parameter keberhasilan Muktamar ke-23 Al Washliyah.
“Pertama, secara politis hadir unsur pemerintah dalam muktamar, termasuk meminta kesediaan Presiden Prabowo Subianto untuk membuka acara,” kata Doli.
Parameter kedua, menurutnya, adalah tersosialisasinya informasi mengenai muktamar secara luas hingga menjadi perhatian publik. Ketiga, seluruh warga Al Washliyah diharapkan dapat merasakan manfaat dari pelaksanaan muktamar tersebut.
Selanjutnya, parameter keempat adalah kelancaran penyelenggaraan kegiatan secara keseluruhan. Sementara yang kelima, muktamar diharapkan menghasilkan gagasan dan pemikiran terbaik bagi umat.
Untuk mendukung tujuan tersebut, panitia juga merencanakan sejumlah rangkaian kegiatan pra-muktamar, salah satunya penyelenggaraan Halaqah Ulama Al Washliyah bertaraf internasional.
Adapun tema tentatif Muktamar ke-23 Al Washliyah adalah “Berkhidmat untuk Umat Menuju Indonesia Maju.” Namun, menurut Doli, tema tersebut masih akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan para pimpinan Al Washliyah, khususnya Ketua Umum PB Al Washliyah Masyhuril Khamis.
Tidak ada komentar