Iklan
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg

Ayu Gumbira Sukarno Putri Tandang ke Markas Aspirasi

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Feb 2026 14:25 12 Catra


Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Jakarta Pusat-Fusilatnews Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Grup Emak-emak Aspirasi menggelar pertemuan arisan bulanan di Markas Aspirasi, Jalan Pati, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2026) siang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Emak-emak Aspirasi, Hj Waty Imhar.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Ayu Gumbira Sukarno Putri, putri Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno. Kehadiran Ayu Gumbira menjadi sorotan utama dalam agenda silaturahmi sekaligus diskusi kebangsaan yang dikemas dalam bentuk podcast doorstop bertema “Tobatan Nasuha Nasional.”

Acara diawali dengan pemaparan dari Jatie Ningsih, Pimpinan Kedai Sehat Aspirasi (KSA), yang menawarkan fasilitas Taman Makam Al Azhar, Karawang Timur, kepada para peserta. Setelah itu, diskusi dilanjutkan dengan podcast yang menghadirkan sejumlah panelis, antara lain Ayu Gumbira Sukarno Putri, Amir Hamzah (pengamat politik), Nadia dan Asir (Forum Pembauran Kebangsaan), Hj Waty Imhar, serta Andi Tinju.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Dalam pernyataannya, Ayu Gumbira menyampaikan apresiasi atas undangan yang diterimanya.
“Terima kasih, ini adalah aspirasi perdana saya berjumpa di markas ini,” ujar Ayu.

Ia juga menyinggung pentingnya kembali pada nilai-nilai Pancasila sebagaimana diwariskan oleh Proklamator RI. Menurutnya, kondisi bangsa saat ini mengalami degradasi serius akibat penyimpangan nilai-nilai dasar negara.
“Jihad proklamator melalui Dewan Majelis Pancasila sejak kemerdekaan kini menghadapi kerusakan parah. Pancasila dan nilai-nilai agama harus kembali menjadi antidot,” katanya.

Ayu menekankan perlunya menahan nafsu politik melalui gerakan Tobatan Nasuha Nasional yang digagas Prof. Apendi Arsyad, sebagai ikhtiar moral untuk menghindari bencana sosial maupun alam. Ia mengingatkan pentingnya amanah kepemimpinan dari tingkat desa hingga nasional dengan mengimplementasikan 13 amanah Bung Karno serta pesan Jas Merah (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah).

“Kita satu rasa menjaga Jakarta, satu cerita untuk Indonesia,” tutupnya.

Sejumlah tokoh dan peserta turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya dr Jovial, Firman, Madi, Royaningrum, Wiswati, Yacoub, CC, Asir, Nona, Amir Hamzah, Tirta, Taufik, Ustaz Yazid, Saidah, Herlina, Ain, Ana Kartini, Purwo, dan Fisda.



Source link

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *






Featured

LAINNYA
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg