Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Lamongan. Empat atlet muda potensial SMKN 2 Lamongan yakni Kevin, Roeny, Dimas, dan Nadhif sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih medali perak pada cabang olahraga dayung Lomba Perahu Tradisional (TBR) Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Piala Gubernur Jawa Timur Tahun 2026.
Kejuaraan bergengsi ini berlangsung di Kabupaten Mojokerto pada 17-20 April 2026 dan diikuti oleh para atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Keempat siswa yang juga bersekolah di SMKN 2 Lamongan itu tampil impresif sepanjang kompetisi. Kekompakan tim, ketangguhan fisik, dan semangat juang yang tinggi mereka tunjukkan saat berlaga di lintasan air, sukses mengamankan posisi runner-up dan membawa pulang medali perak.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa potensi olahraga di Kabupaten Lamongan khususnya olahraga dayung terus berkembang pesat dan mampu bersaing di tingkat daerah.
Kepala SMKN 2 Lamongan, Roni Zuzun Nasution, S.Kom., M.Kom., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi luar biasa yang diraih siswanya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, disiplin berlatih, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet muda selama ini.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih Kevin dan kawan-kawan. Tak hanya membawa pulang medali, tapi juga mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Lamongan di kancah regional. Pihak sekolah akan terus mendukung penuh talenta-talenta muda kita agar bisa menyeimbangkan prestasi akademik dan non akademik,” kata Roni.
Ditegaskannya, pihak sekolah akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun olahraga, agar dapat berkembang secara maksimal.
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia) Lamongan, H. Lutfi Ludianto. Prestasi tersebut dinilainya menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga dayung di Lamongan.
Menurut Lutfi, keberhasilan pada kelas Lomba Perahu Tradisional ini merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan PODSI Lamongan bersama berbagai pihak, termasuk sekolah.
“Ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet dayung muda kita mempunyai daya saing yang kuat. Kami di PODSI Lamongan akan terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang lebih intensif agar para atlet kita, termasuk siswa SMKN 2, dapat melaju ke jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tegasnya.
Ia berharap keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, namun juga menjadi motivasi besar bagi generasi muda Lamongan lainnya untuk berani bermimpi, berlatih keras dan berprestasi di bidang olahraga.
Kesuksesan Kevin, Roeny, Dimas dan Nadhif kini menjadi inspirasi baru bagi pelajar di Lamongan. Mereka kembali ke sekolah dengan membawa medali, semangat juang dan kebanggaan yang akan menjadi catatan berharga dalam sejarah prestasi pemuda Lamongan.
Prestasi ini sekaligus mengukuhkan bahwa “Kota Soto” tidak hanya dikenal dengan kulinernya yang unik, namun juga sebagai daerah yang terus melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Wartawan: Hadi Hoy
Tidak ada komentar