Banjir melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Senin, 12/1/26. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan 59 RT terdampak banjir dan 30 ruas jalan terendam banjir. Hal ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur kota sejak dini hari.
Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DKI Jakarta, Sopian Ansori mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam menangani banjir yang kembali terjadi di sejumlah wilayah.
Banjir yang terus terjadi saat musim hujan, apalagi saat curah hujan tinggi, menjadi pertanda kegagalan Pemprov DKI dalam menangani banjir. Padahal penanganan banjir merupakan salah satu janji kampanye Pramono Anung – Rano Karno saat Pilkada Jakarta, kata Sopian, Selasa (13/1/2026).
Sopian menilai kebijakan penanganan banjir belum menunjukkan hasil signifikan dan cenderung berulang setiap musim hujan. Menurut dia, pemerintah provinsi perlu mengambil langkah lebih serius dan terintegrasi, mulai dari perbaikan sistem drainase, percepatan normalisasi sungai, hingga penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah penyangga.
KAMMI Jakarta juga mendorong penanganan banjir tidak hanya bersifat jangka pendek, namun juga dibarengi dengan perencanaan berkelanjutan untuk melindungi warga Jakarta dari dampak banjir yang berulang.
Tidak ada komentar