Iklan
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg

JAMAL Kunjungi Bank Daerah Lamongan untuk Keempat Kalinya, Menyoal Dugaan Kredit Macet yang Nilainya Fantastis

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Mei 2026 19:18 0 Catra

Jaringan Masyarakat Lamongan (JAMAL) kembali mengunjungi kantor Bank Daerah (BDL) Lamongan yang terletak di Jalan Panglima Soedirman, Banjar Mendalan, Senin (4/5/2026). Kunjungan ini merupakan kunjungan keempat, untuk mempertanyakan dugaan kredit macet di internal bank daerah tersebut.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Namun upaya JAMAL untuk mendapatkan penjelasan dari manajemen BDL kembali menemui jalan buntu. Dikatakan bahwa pimpinan cabang BDL belum dapat ditemukan, sementara pihak internal tampaknya saling lempar tanggung jawab.

Situasi di lokasi diwarnai interaksi antara petugas keamanan dan awak media. Salah satu petugas keamanan mengatakan, tata cara pertemuan dengan pimpinan sebaiknya melalui konfirmasi awal kepada tim keamanan agar dapat diteruskan ke resepsionis. Pernyataan tersebut mendapat respons tegas dari para jurnalis yang hadir bersama JAMAL.

“Ini sudah keempat kalinya kami datang, namun belum pernah ada jawaban yang jelas. Bahkan kepala cabangnya belum kami temukan,” kata salah satu awak media, Senin (4/5/2026).

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Sementara perwakilan JAMAL dipersilakan menunggu di lobi oleh salah satu staf bernama Budi. Namun setelah menunggu lebih dari satu jam, belum ada kepastian terkait pertemuan dengan pimpinan cabang BDL.

Merasa belum mendapat kejelasan, tim JAMAL kemudian berinisiatif mendatangi resepsionis di ruang atas untuk bertanya kembali guna memfasilitasi pertemuan dengan pimpinan. Mereka berharap mendapat penjelasan langsung terkait alasan manajemen enggan berdialog.

Dalam kesempatan tersebut Bagian Umum BDL menyampaikan bahwa sebagai lembaga perbankan daerah, BDL mempunyai tanggung jawab moral untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai penanganan kredit bermasalah guna menjaga stabilitas perekonomian daerah.

Namun sikap manajemen yang dinilai enggan membuka ruang dialog justru menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat, khususnya warga Lamongan.

Terpisah, perwakilan JAMAL, Khoirul Huda menegaskan, pihaknya tidak berniat meminta atau mengakses data pribadi pelanggan BDL.

Tuduhan kami meminta data pribadi tidak benar. Fokus kami mendorong forum sidang resmi untuk membahas masalah kredit macet di lingkungan BDL yang nilainya diperkirakan fantastis, kata Huda.

Hingga berita ini diturunkan, pimpinan cabang BDL belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan JAMAL maupun dugaan kredit macet yang dimaksud. Wartawan: Hadi Hoy

Simak berita dan artikel lainnya di Google Berita



Source link

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *






Featured

LAINNYA
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg