Iklan
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg

HUT ke-17 Kabupaten Maybrat: Gubernur Serukan Stop Palang, Kolaborasi atasi Kemiskinan Ekstrem dan Stunting.

waktu baca 3 menit
Senin, 4 Mei 2026 16:13 15 Ardo Setiawan

HUT ke-17 Kabupaten Maybrat: Gubernur Serukan Stop Palang, Kolaborasi atasi Kemiskinan Ekstrem dan Stunting.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Maybrat Catra Id : Usia 17 tahun adalah usia kedewasaan demikian pandangan Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos., saat menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Maybrat Kumurkek 4 Mei 2026, usia ini bukan sekadar angka, melainkan tanda bahwa daerah dan seluruh warganya sudah harus tumbuh menjadi pribadi yang matang, berilmu, dan bisa menjadi teladan bagi seluruh tanah Papua.

Kembali pada Jati Diri Hentikan Tindakan kebiasaan palang, bakar ban yang menggangu fasilitas Publik dan aktifktas masyarakat. Dalam kesempatan yang penuh kekeluargaan itu, Gubernur menyampaikan pesan yang menyejukkan namun tegas kepada seluruh warga yang tersebar di wilayah 4 Zona, Ayamaru, Aitinyo, Aifat, dan Yumesssesss: “Mari kita hentikan praktik memalang fasilitas umum dan fasilitas publik.”

Beliau mengingatkan kembali jati diri masyarakat setempat: “ Palang itu bukanlah Budaya warisan leluhur orang Maybrat. Kita adalah masyarakat yang menyelesaikan segala persoalan dengan cara-cara yang mulia. Sekalipun ada perbedaan pendapat atau perselisihan, kita selalu menyelesaikannya dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan mengedepankan kasih besar, jiwa besar demi kepentingan keluarga, kerabat, dan seluruh warga, bukan untuk keuntungan pribadi atau kelompok semata. Jangan biarkan tindakan-tindakan kecil menodai nama baik daerah kita yang indah ini.”

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Saya mengajak Bupati Maybrat berkolaborasi bersama Provinsi Papua Barat Daya Atasi kemiskinan Ekstrem dan stunting di wilayah ini. Guna mewujudkan kesejahteraan bersama, Gubernur juga mengajak seluruh elemen, khususnya Pemerintah Kabupaten Maybrat, untuk berkolaborasi erat dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam menuntaskan masalah kemiskinan ekstrem dan stunting
“Kita harus punya komitmen yang sama. Mari kita kenali siapa saja warga yang masih hidup dalam keterbatasan, catat secara jelas siapa namanya, di mana tempat tinggalnya secara by name, by address. Dengan data yang tepat, bantuan dan penanganan bisa kita berikan secara tepat sasaran, tidak ada yang tertinggal,” tegasnya. Kita semua harus berkomitmen turunkan angka kemiskinan Ekstrem, Turunkan angka Stunting dan kita semua berkomitmen naikan angka Index Pembangunan manusia (IPM) di wilayah ini

Usia 17 tahun ini juga dijadikan momen untuk merenung: apa yang sudah kita capai, apa yang masih perlu diperbaiki, dan apa yang akan kita wujudkan ke depan. Tujuan kita jelas: menjadikan Maybrat sebagai daerah yang hadir menjawab segala kebutuhan warga—mengatasi keterbatasan akses geografis, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperbaiki layanan kesehatan—sehingga lahirlah masyarakat yang aman, sejahtera, dan mandiri.

“Di maybrat ini, banyak sekali orang-orang hebat yang berpotensi membawa kemajuan. Mari kita satukan langkah, bergandengan tangan, dan memberikan dukungan penuh kepada Bupati dan Wakil Bupati Maybrat, Bapak Karel Murafir dan Fernando Solossa, untuk memimpin kita menuju masa depan yang lebih cerah,” pungkas Gubernur Elisa Kambu.

Bersama, kita bangun Maybrat yang aman, sejahtera, mandiri dan menjadi kebanggaan seluruh anak bangsa di Papua Barat Daya.
Saya secara pribadi, keluar dan sebagai Gubernur Papua Barat Daya mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Maybrat ke 17 Tahun. Tuhan Memberkatu Kita semua

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *






Featured

LAINNYA
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg