Iklan
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg

PPJNA 98 Dukung Himbauan Dasco Relakan Dolar: Langkah Psikologis Penting Perkuat Rupiah dan Kepercayaan Pasar

waktu baca 4 menit
Jumat, 12 Jun 2026 05:28 4 Catra

Ketua Umum PPJNA 98 Anto Kusumayuda menanggapi positif pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang mengimbau investor dan masyarakat melepas tabungan dolar AS karena yakin rupiah akan menguat dalam waktu dekat. Menurut Anto, pernyataan Dasco bukan sekedar komentar politik, melainkan sinyal penting yang mencerminkan optimisme terhadap arah kebijakan perekonomian nasional dan stabilitas pasar keuangan Indonesia.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Anto menilai di tengah dinamika global yang masih dipenuhi ketidakpastian – mulai dari ketegangan geopolitik, kebijakan suku bunga Amerika Serikat, hingga fluktuasi harga komoditas dunia – pernyataan tokoh negara yang memiliki akses terhadap informasi strategis pemerintah dapat menjadi faktor psikologis yang menenangkan pasar.

“Kami memandang pernyataan Bang Dasco sebagai bentuk optimisme terukur terhadap kemampuan pemerintah menjaga stabilitas perekonomian nasional. Ini bukan sekadar imbauan melepas dolar, tapi pesan bahwa pemerintah punya strategi memperkuat rupiah dan menjaga kepercayaan investor,” kata Anto Kusumayuda kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Sebelumnya, Dasco mengaku mendapat informasi pemerintah sedang menyiapkan sejumlah strategi khusus untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ia bahkan mengimbau masyarakat yang memegang dolar untuk mengambil keuntungan dari pelemahan rupiah agar mempertimbangkan untuk melepasnya sebelum rupiah menguat pada pekan depan. Pernyataan tersebut disampaikan Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Anto menegaskan, penguatan rupiah tidak hanya ditentukan oleh faktor teknis seperti cadangan devisa atau intervensi Bank Indonesia, tetapi juga kepercayaan pasar terhadap pemerintah. Dalam konteks itu, dia menilai pernyataan Dasco mempunyai dampak strategis karena datang dari salah satu pimpinan DPR yang dikenal dekat dengan pusat pengambilan keputusan nasional.

“Pasar keuangan sangat sensitif terhadap sentimen dan ekspektasi. Ketika ada keyakinan bahwa pemerintah solid, memiliki arah kebijakan yang jelas, dan mampu mengendalikan stabilitas perekonomian, maka arus modal akan semakin percaya diri masuk ke Indonesia. Rupiah pun punya ruang untuk menguat,” ujarnya.

Anto juga mengapresiasi langkah pemerintah dan otoritas perekonomian yang selama ini dinilai cukup waspada untuk menjaga stabilitas di tengah tekanan global. Menurutnya, kombinasi kebijakan fiskal, moneter, dan komunikasi publik yang kuat sangat penting agar masyarakat tidak terjerumus dalam spekulasi berlebihan terkait dolar AS.

Lebih lanjut, Anto mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah panik menghadapi pergerakan nilai tukar. Ia menilai fundamental perekonomian Indonesia masih tergolong kuat dibandingkan banyak negara berkembang lainnya.

-Pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga pada kisaran 5 persen.

-Inflasi masih dalam kisaran terkendali.

-Neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus dalam beberapa periode terakhir.

-Cadangan devisa Indonesia berada pada tingkat yang memadai untuk menjaga stabilitas rupiah.

“Jadi masyarakat tidak perlu ikut-ikutan panik membeli dolar. Dalam perekonomian modern, stabilitas juga dibangun oleh perilaku kolektif masyarakat. Kalau semua orang berlomba-lomba membeli dolar karena takut melemah, tekanan terhadap rupiah justru bisa lebih besar,” jelasnya.

Anto menambahkan, imbauan Dasco dapat dimaknai sebagai ajakan untuk tidak berspekulasi berlebihan terhadap mata uang asing dan lebih percaya pada prospek perekonomian nasional.

Selain nilai tukar rupiah, Anto menilai optimisme pemerintah juga berdampak pada penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dalam beberapa hari terakhir, pasar saham Indonesia menunjukkan tren positif seiring dengan membaiknya sentimen investor terhadap prospek perekonomian dalam negeri.

“Ketika rupiah stabil dan menguat maka biaya impor bisa lebih terkendali, tekanan inflasi berkurang, dan kepastian dunia usaha semakin baik. Hal ini akan berdampak positif bagi pasar modal dan iklim investasi secara keseluruhan,” kata Anto.

Ia pun berharap pemerintah segera menjelaskan secara bertahap strategi yang dimaksud Dasco agar pelaku pasar mendapat kepastian dan tidak menimbulkan spekulasi berlebihan. Meski demikian, Anto menilai pemerintah telah menyiapkan langkah terkoordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan otoritas terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Anto Kusumayuda menegaskan PPJNA 98 mendukung langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai stabilitas nilai tukar rupiah menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga daya beli masyarakat, pembangunan berkelanjutan, dan kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia.

Dasco menyampaikan optimisme yang kami anggap penting untuk membangun kepercayaan masyarakat. PPJNA 98 mendukung setiap langkah pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian nasional, menjaga rupiah, dan melindungi kepentingan rakyat, tegasnya.

Anto menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk pelaku usaha dan investor dalam negeri, untuk bersama-sama menjaga stabilitas perekonomian nasional dengan mengedepankan rasionalitas dan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google Berita



Source link

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *





Featured

LAINNYA
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg