Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Ketua Pimpinan Daerah (PDM) Muhammadiyah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, H. Susilo Aris Nugroho, S.Th.I, S.IP, mengimbau seluruh masyarakat khususnya warga Muhammadiyah untuk menunaikan zakat, infaq dan sedekah melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (Lazismu).
Imbauan ini disampaikan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026. Menurut Susilo, momentum akhir Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk mengoptimalkan potensi zakat umat sekaligus memperkuat gerakan dakwah sosial Muhammadiyah di Tubaba.
“Saya menghimbau warga Muhammadiyah khususnya Tubaba untuk menyalurkan zakatnya melalui Lazismu. Ini bagian dari disiplin organisasi sekaligus upaya memastikan zakat dikelola secara modern, produktif dan tepat sasaran untuk memberdayakan masyarakat yang membutuhkan,” kata Susilo, Minggu (15/3/2026).
Ditegaskannya, Lazismu merupakan lembaga resmi Muhammadiyah yang memiliki sistem pengelolaan profesional, transparan, dan amanah dalam menyalurkan dana masyarakat.
Sementara itu, Lazismu Tubaba yang saat ini dipimpin oleh Prof. Bambang Wiyono, M.Pd terus melakukan berbagai inovasi dalam program penyaluran zakat produktif. Salah satu program unggulannya adalah “Back to Mosque” serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi para mustahik.
Berdasarkan data hingga 14 Maret 2026, Lazismu Tubaba menunjukkan tren positif dalam penghimpunan dana ZIS (Zakat, Infaq dan Sedekah) selama Ramadhan 1447 H. Peningkatan tersebut didorong oleh partisipasi aktif berbagai lembaga amal Muhammadiyah di wilayah tersebut.
Susilo menjelaskan Lazismu memiliki enam pilar utama dalam program pemberdayaan masyarakatnya, yaitu pilar ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, sosial kemanusiaan, dan lingkungan hidup.
Menurutnya, pilar ekonomi Lazismu tidak hanya memberikan bantuan finansial, namun juga membekali penerima manfaat dengan keterampilan dan pengetahuan agar mampu mandiri secara ekonomi. Program tersebut antara lain pemberdayaan UMKM, peternakan masyarakat mandiri, dan program kebangkitan peternakan.
Sedangkan pada pilar lingkungan hidup, Lazismu mendorong peningkatan kualitas lingkungan hidup masyarakat dan menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan masyarakat menjadi lebih sehat dan berkelanjutan, jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Susilo juga menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan sadar zakat yang ditunjukkan Pemkab Tubaba.
Ia menilai langkah Bupati Tubaba Novriwan Jaya yang memimpin langsung pembayaran zakat bagi pejabat daerah merupakan contoh nyata kepemimpinan yang mendukung kesejahteraan umat.
“Saya secara tegas menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keteladanan para pemimpin daerah di Tubaba dalam gerakan sadar zakat. Bahkan Bupati Novriwan Jaya mengucurkan zakat sebesar Rp60 juta melalui BAZNAS. Hal ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah,” tutupnya.
Tidak ada komentar