Kemeriahan HUT Kota Bogor (HJB) ke 544 mencapai puncaknya di Gedung DPRD Kota Bogor. Mengusung tema “Bogor Nanjeur: Melangkah Bersama Menuju Bogor Maju”, momen bersejarah ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, namun juga menjadi ruang refleksi dan kolaborasi yang kuat antara jajaran legislatif, tokoh agama, dan pegiat pendidikan.
Suasana khidmat dan optimis terasa di ruang sidang paripurna Gedung DPRD. Tema “Bogor Nanjeur” yang berarti Bogor yang Tegak, Sukses dan Cemerlang diterjemahkan secara nyata melalui kehadiran para tokoh lintas sektor yang berkomitmen menyatukan visi demi mensejahterakan warga Kota Bogor.
Sinergi Tokoh Lintas Sektor untuk Masa Depan Bogor
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting yang memberikan warna tersendiri pada peringatan HJB tahun ini. Kehadiran mereka menegaskan bahwa kemajuan Kota Bogor harus didukung oleh tiga pilar utama: spiritualitas, pendidikan, dan sinergi antar daerah.
Pilar Pemikiran & Kebangsaan: Sekretaris Pimpinan Daerah (PDM) Muhammadiyah Kota Bogor, H. Maulana Abdurrahman Wahid hadir dengan berpesan tentang pentingnya menjaga ukhuwah dan kolaborasi dalam membangun kota.
Pilar Pendidikan Non Formal: Wakil Ketua PDM sekaligus Direktur PKBM ESKAYEDE, Dr. Zahid Mubarok, turut hadir langsung setelah sebelumnya sukses memeriahkan Festival PKBM Kota Bogor. Kehadirannya menegaskan bahwa akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat merupakan kunci utama menuju “Bogor Maju”.
Pilar Kerohanian & Kerukunan : Ketua MUI Kota Bogor, KH. TBC. Muhyidin bersama Ketua Penyuluh Agama Kemenag Kota Bogor Bapak Heri Amrizal memberikan bimbingan melalui doa dan pesan moral agar pembangunan Bogor selalu berkah.
Pilar Tata Kota & Lingkungan Hidup: Direktur Lansekap Kota Bogor, Bung Abdurrahman Salah, turut mengawal acara tersebut dengan membawa perspektif estetika dan keberlanjutan lingkungan kota.
Dukungan Khusus dari Kota Tetangga
Ada yang menarik dalam sidang paripurna kali ini. Kehadiran Ketua DPRD Kota Bekasi Dr Sardi Efendi menjadi simbol kuatnya hubungan antar daerah di Jabar. Kehadirannya disambut hangat sebagai bentuk dukungan moral dan keterbukaan untuk saling berkolaborasi dan berbagi inovasi demi kemajuan daerah masing-masing.
“Bogor Nanjeur bukan sekadar jargon, tapi ajakan untuk bertindak. Hari ini kita melihat komitmen nyata para ulama, tokoh pendidikan, dan wakil rakyat yang melebur menjadi satu untuk bersama-sama bergerak menuju Bogor yang lebih maju,” ujar salah satu tokoh di sela-sela acara.
Dengan semangat HJB ke 544, Kota Bogor telah membuktikan diri sebagai kota yang menghargai sejarah, namun terus bergerak dinamis dan inklusif untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah.
Selamat HUT Kota Bogor ke 544. Bogor Nanjeur, Maju Bersama!
Tidak ada komentar