Corner Animal Rescue mengadakan kegiatan edukasi bertajuk Sinau Bersama mengenai penggunaan sampan atau perahu, penggunaan jaket pelampung yang benar, tata cara penyelamatan dan pertolongan di dalam air (penyelamatan air), serta mitigasi penanganan satwa liar. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Tuk Si Bedug, Margodadi, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh anggota dan relawan Pojok Animal Rescue sebagai upaya peningkatan kapasitas dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, baik terkait penyelamatan di perairan maupun penanganan satwa liar yang masih hidup berdampingan dengan masyarakat.
Koordinator kegiatan, Ginong Pratidhina Nur Muhammad mengatakan, program edukasi tersebut rutin dilaksanakan di berbagai daerah, antara lain Kabupaten Sleman, Gunungkidul, dan Klaten.
Menurutnya, edukasi mengenai mitigasi satwa liar sangat penting agar masyarakat memahami cara penanganan yang benar ketika berhadapan dengan satwa liar, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa baik bagi manusia maupun satwa.
“Kami ingin masyarakat mengetahui cara penanganan yang benar. Tujuannya tidak hanya untuk mencegah timbulnya korban jiwa akibat hewan liar, tapi juga memastikan manusia dan hewan dapat diselamatkan,” kata Ginong.
Selain materi mengenai mitigasi satwa liar, peserta juga mendapatkan pelatihan penyelamatan air yang disampaikan oleh Seto dan Gayus, pelatih nasional bidang penyelamatan air.
Dalam pemaparannya, mereka menjelaskan pentingnya keterampilan dasar penyelamatan air, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan wilayah perairan yang sangat luas dan berpotensi terjadinya kecelakaan di sungai, danau, dan laut.
Seto menegaskan, kemampuan berenang merupakan keterampilan dasar yang perlu dimiliki seseorang. Namun lebih dari itu, diperlukan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam mengevakuasi korban di dalam air agar proses penyelamatan dapat dilakukan dengan aman dan efektif.
Melalui kegiatan ini, Pojok Animal Rescue berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, baik dalam penyelamatan masyarakat di perairan maupun penanganan satwa liar secara profesional dan manusiawi. (Iwan Setiawan)
Tidak ada komentar