xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg

Kunjungan Ketua PPJNA 98 dan Aktivis Surabaya Bersama Gus Kikin, Bahas Dukungan Terhadap Program Prabowo

waktu baca 3 menit
Rabu, 15 Jul 2026 16:35 34 Catra

Ketua Umum PPJNA 98 Anto Kusumayuda bersama aktivis Surabaya Fitra Jaya menggelar silaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Rabu (15/7/2026).

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga membahas berbagai perkembangan nasional, peran ulama dalam menjaga persatuan bangsa, serta arah pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Anto Kusumayuda, Gus Kikin menaruh perhatian besar terhadap pentingnya menjaga stabilitas nasional agar agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik. Dalam pandangan Gus Kikin, pembangunan bangsa memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, kalangan pesantren, dan seluruh elemen bangsa.

Gus Kikin menyampaikan apresiasi atas berbagai program pemerintahan Presiden Prabowo yang diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat, pembangunan nasional, dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, kata Anto usai pertemuan.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Anto mengatakan, sebagai salah satu ulama berpengaruh di lingkungan Nahdlatul Ulama sekaligus pengurus Pondok Pesantren Tebuireng, Gus Kikin memandang kebijakan pemerintah perlu mendapat dukungan sepanjang berpihak pada kepentingan rakyat dan dilakukan dalam koridor konstitusi.

Menurutnya, Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah, mulai dari perlambatan ekonomi global, dinamika geopolitik internasional, hingga tantangan sosial dalam negeri. Oleh karena itu, diperlukan suasana yang kondusif agar pemerintah dapat bekerja secara maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, Anto juga menyampaikan bahwa PPJNA 98 berkomitmen untuk terus mengawal jalannya pemerintahan Prabowo secara kritis namun konstruktif.

“Kami mendukung program pemerintah yang pro rakyat. Dukungan ini tentunya dibarengi dengan pengawasan agar seluruh kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Fitra Jaya menambahkan silaturahmi dengan tokoh nasional dan ulama merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi antara aktivis dan kalangan pesantren.

Menurutnya, pesantren mempunyai peran strategis dalam menjaga moral kehidupan bangsa sekaligus menjadi perekat persatuan di tengah perbedaan pandangan politik.

“Ulama mempunyai posisi penting sebagai penyejuk di tengah dinamika masyarakat. Oleh karena itu kami merasa perlu terus membangun komunikasi dengan pimpinan pesantren,” ujarnya.

Sosok Gus Kikin sendiri dikenal sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng dan Ketua PWNU Jatim. Dalam berbagai kesempatan, beliau kerap menekankan pentingnya memperkuat persatuan masyarakat, menjaga ukhuwah, membangun organisasi yang kuat, dan mendorong kemajuan pendidikan pesantren sebagai bagian dari pembangunan bangsa.

Bagi PPJNA 98, silaturahmi ini merupakan bagian dari konsolidasi nasional yang tengah berlangsung dengan berbagai tokoh nasional, ulama, akademisi, dan aktivis daerah. Organisasi ini berharap komunikasi antar elemen masyarakat dapat memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus menjaga stabilitas politik dan sosial.

Anto berharap hubungan baik antara aktivis dan pesantren terus terjalin sehingga berbagai pemikiran yang berkembang di masyarakat dapat menjadi masukan positif bagi pemerintah dalam menjalankan program pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google Berita



Source link

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *





Featured

LAINNYA
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg