xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg

Habib Umar Alhamid: Prabowo Ajak Masyarakat Optimis, Bukan Pesimistis Masa Depan Indonesia

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Jul 2026 06:35 23 Catra

Ketua Umum Generasi Cinta Negara (Gentari), Habib Umar Alhamid menegaskan, Presiden Prabowo Subianto tidak pernah menyatakan lelah untuk memperbaiki Indonesia. Menurutnya, berbagai pidato dan pernyataan Presiden sebenarnya menunjukkan optimisme yang kuat terhadap masa depan bangsa serta tekadnya untuk mempercepat reformasi di berbagai sektor.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Habib Umar mengatakan narasi Presiden Prabowo yang sudah kehilangan semangat atau mulai pesimis tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan langsung oleh kepala negara dalam sejumlah kesempatan resmi.

Artinya, beliau terus mengajak seluruh elemen negara untuk bekerja keras bahkan menyindir pihak-pihak yang selalu memandang masa depan Indonesia dengan pesimis, kata Habib Umar Alhamid dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, pidato Presiden Prabowo pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 merupakan bukti nyata optimisme pemerintah terhadap masa depan Indonesia.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara sejahtera jika seluruh komponen bangsa bekerja dengan sungguh-sungguh. Bahkan, Presiden mengajak pihak-pihak yang menganggap masa depan Indonesia suram untuk mencari negara lain yang dianggap lebih baik.

Pesan Presiden sangat jelas. Beliau mengajak masyarakat Indonesia untuk optimis. Jangan mudah terprovokasi dengan narasi-narasi yang membuat masyarakat putus asa terhadap bangsanya sendiri, kata Habib Umar.

Ia menilai optimisme menjadi modal penting dalam menjalankan pembangunan nasional, apalagi ketika pemerintah melakukan berbagai pembenahan di bidang ekonomi, hukum, birokrasi, dan pemberantasan korupsi.

Habib Umar juga menyoroti ketegasan Presiden Prabowo terhadap pejabat negara. Menurut dia, Presiden tidak hanya bicara soal pembangunan ekonomi, tapi juga menuntut reformasi menyeluruh pada lembaga penegak hukum dan lembaga negara.

Presiden dengan tegas meminta TNI, Polri, Kejaksaan, MA, dan seluruh aparatur negara untuk terus melakukan perbaikan. Beliau ingin setiap institusi bersih dari praktik penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, dan korupsi, ujarnya.

Menurut Habib Umar, komitmen tersebut menunjukkan bahwa agenda pemerintahan Prabowo tidak sekadar membangun infrastruktur atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat integritas lembaga negara guna mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Ia menambahkan, upaya pemberantasan korupsi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan semua lembaga tanpa diskriminasi.

“Presiden menginginkan pemerintahan yang bersih. Oleh karena itu, setiap lembaga harus berani melakukan evaluasi internal dan memperbaiki sistem agar tidak ada ruang untuk korupsi atau penyalahgunaan jabatan,” ujarnya.

Selain itu, Habib Umar menilai Presiden Prabowo terus mengingatkan para birokrat bahwa jabatan merupakan amanah dari masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat.

Menurut dia, Presiden berkali-kali mengingatkan bahwa seluruh fasilitas negara, kendaraan dinas, dan seragam yang digunakan pejabat berasal dari uang rakyat sehingga harus dilunasi dengan pelayanan yang maksimal.

“Beliau selalu mengingatkan agar setiap pejabat bekerja karena amanah rakyat. Semua fasilitas yang mereka gunakan berasal dari rakyat. Oleh karena itu, tidak boleh ada birokrat yang bekerja setengah hati atau memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Habib Umar mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung agenda perbaikan yang sedang dilakukan pemerintah dengan tetap menjaga optimisme dan persatuan bangsa.

Kritik tentu penting dalam demokrasi, namun jangan sampai menjadi pesimisme yang melemahkan keyakinan terhadap masa depan Indonesia. Presiden Prabowo sudah menunjukkan komitmennya untuk terus berkarya dan membangun negeri ini. Mari kita kawal bersama agar cita-cita Indonesia maju, bersih, sejahtera dan bisa mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045, ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google Berita



Source link

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *





Featured

LAINNYA
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg