Upaya pencarian warga yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Penanjan, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, akhirnya membuahkan hasil. Namun penggeledahan yang melibatkan berbagai unsur gabungan berakhir miris setelah korban ditemukan tewas pada Kamis (23/7/2026).
Korban diketahui bernama Munajat Dwi Ramadhani (30), warga RT 001/RW 002, Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan situasi PMI Kabupaten Lamongan, korban terakhir diketahui masuk kawasan hutan pada Rabu 15 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, berdasarkan keterangan seorang saksi yang merupakan tetangga korban.
Selama kurang lebih seminggu, proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan di kawasan Hutan Penanjan yang memiliki medan berbukit dan cukup sulit dijangkau.
Pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.26 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di kawasan hutan. Proses evakuasi kemudian dilakukan dan selesai sekitar pukul 12.00 WIB.
Tim PMI Kabupaten Lamongan pun ikut membantu proses evakuasi. Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban dibawa dengan ambulans Puskesmas Paciran menuju kamar jenazah Puskesmas untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kejadian tersebut masih diselidiki pihak berwajib. Belum ada informasi resmi mengenai faktor penyebab korban meninggal atau kondisi yang dialaminya sebelum ditemukan.
Operasi pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur antara lain Basarnas, Polsek Paciran, Koramil Paciran, Puskesmas Paciran, Pemerintah Desa dan warga sekitar, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari LSM Cakrawala, Kopala, Kokam, PSH, Relawan Pantura, dan PMI Kabupaten Lamongan.
Setelah seluruh proses evakuasi selesai, Tim PMI Kabupaten Lamongan kembali ke markas.
Kejadian ini menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas di kawasan hutan dan perbukitan, apalagi jika dilakukan sendirian. Koordinasi yang cepat antar instansi dan keterlibatan masyarakat dalam operasi pencarian menjadi faktor penting dalam penanganan setiap keadaan darurat, meski dalam kasus ini pencarian berakhir dengan kabar duka.
“Wartawan: Hadi Hoy
Tidak ada komentar