xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg

Silaturahmi KAUMY dengan Ulama Indonesia Paparkan Kajian di Masjid Nabawi

waktu baca 3 menit
Sabtu, 18 Jul 2026 18:36 21 Catra

Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) terus memperluas jaringan dakwah dan pendidikan internasional. Saat berkunjung ke Kota Madinah, Wakil Ketua Umum Bidang Agama PP KAUMY dan Ketua KAUMY Sumut, Ustadz Fadhli Sudiro (UFAS), bertemu dengan ulama Indonesia yang menjadi penceramah resmi di Masjid Nabawi, Syekh Dr. H. Ariful Bahri, Lc., MA, Rabu (15/7/2026).

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Pertemuan tersebut digelar atas nama Ketua Umum PP KAUMY H. Nasarudin, SH., MH di sela-sela kegiatan pembinaan jemaah umrah periode Juli 2026.

Silaturahmi yang berlangsung di Masjid Nabawi ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh persaudaraan Islam. Kedua tokoh tersebut membahas tentang penguatan dakwah, pendidikan Islam, pengembangan masyarakat, dan peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Fadhli Sudiro menyerahkan bukunya yang berjudul “Kisah Motivasi Para Nabi dalam Al-Qur’an” kepada Syekh Dr. H. Ariful Bahri sebagai bentuk apresiasi sekaligus mempererat hubungan keilmuan.

Ads Catra_inline artikel.jpgAds Catra_inline artikel.jpg

Syekh Dr. H. Ariful Bahri merupakan ulama asal Air Tiris, Kabupaten Kampar, Riau, yang menempuh pendidikan di Kota Madinah sejak tahun 2008. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) di Universitas Islam Madinah. Sejak tahun 2019, ia dipercaya menjadi salah satu penceramah resmi di Masjid Nabawi dan dikenal sebagai salah satu ulama Indonesia yang berkiprah di kancah internasional.

Menurut Ustadz Fadhli Sudiro, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga membuka peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan.

Salah satu ide yang muncul adalah menginisiasi kerjasama beasiswa bagi alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk melanjutkan studi di Universitas Islam Madinah (UIM), salah satu universitas Islam bergengsi di dunia yang didirikan pada tahun 1961.

Universitas Islam Madinah diketahui fokus mengembangkan ilmu-ilmu keislaman dan bahasa Arab, serta menyediakan berbagai program beasiswa penuh bagi mahasiswa muslim dari berbagai negara.

“KAUMY diharapkan dapat menjadi jembatan lahirnya kerjasama pendidikan antara alumni UMY dengan Universitas Islam Madinah, sehingga semakin banyak kader Muhammadiyah yang berkesempatan menuntut ilmu di Tanah Suci dan kedepannya menjadi ulama dan intelektual yang bermanfaat bagi umat,” kata Fadhli.

Inisiatif ini juga dinilai sejalan dengan cita-cita Persatuan Muhammadiyah dalam mencetak ulama yang mempunyai kapasitas keilmuan global, sebagaimana semangat pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yang pernah menuntut ilmu di Tanah Suci Mekkah.

KAUMY berharap, silaturahmi yang berlangsung di Kota Nabi Muhammad SAW ini menjadi awal kerjasama yang lebih luas di bidang dakwah Islam, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Melalui jaringan internasional yang terus dibangun, KAUMY optimistis dapat berkontribusi melahirkan generasi umat Islam Indonesia yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menjadi duta Islam rahmatan lil alamin di tingkat global. (Iwan Setiawan)

Simak berita dan artikel lainnya di Google Berita



Source link

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *





Featured

LAINNYA
xAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpgAds Catra_Floating Kanan-kiri.jpg